Pembuatan benda terakota telah dimulai sejak masa prasejarah dan terus berkembang pada masa-masa sesudahnya. Pada masa prasejarah ini peranan benda terakota dalam kehidupan masyarakat sangat penting dan fungsinya tidak dapat dengan mudah digantikan alat-alat yang dibuat dari logam.
Pameran lukisan koleksi Museum Nasional yang diselenggarakan 18 Desember 1981- 18 Januari 1982 bertujuan menampilkan lukisan sebagai dokumen yang merekam pengaruh dan tanggapan seniman terhadap lingkungan dan zamannya. Lukisan yang dipamerkan sebanyak 70 lukisan. Mulai dari lukisan Bali Kuna yang mewakili lukisan tradisional serta lukisan Raden Saleh Syarif Bustaman yang mewakili kurun waktu sa…
Museum Nasional sebagai suatu Lembaga pusat studi warisan budaya dan pusat informasi edukatif kultural dan rekreatif, mempunyai kewajiban menyelamatkan dan melestarikan benda waridan budaya bangsa Indonesia. Hingga saat ini koleksi yang dikelola berjumlah 141.899 benda, terdiri atas 7 jenis koleksi, yaitu koleksi prasejarah, arkeologi, keramik, numismatik dan heraldik, sejarah, etnografi dan ge…
Le thème du dragon, populaire à souhait, paraît relever d\'abord du folklore et de pratiques ludiques. Point n\'est besoin, pourtant, de longues investigations pour mesurer l\'ampleur et la complexité d\'un sujet omniprésent, dans l\'espace comme dans le temps. Le dragon hante les cités et habite l\'univers fantasmagorique des hommes.
Buku “Koleksi Prasejarah dan Naskah Kuno serta Manfaatnya” terbitan Museum Nasional ini berisi seluk-beluk dari Museum Nasional. Selain itu difokuskan pada koleksi prasejarah serta koleksi naskah kuno termasuk segala hal yang terkait dengan koleksi prasejarah dan naskah kuno di Museum Nasional. Buku ini menyajikan gambar-gambar pendukung terkait dengan pembahasannya.
Monograf ini terdiri dari tiga bab. Bab I, merupakan pembicaraannya tentang Sastra dan Sejarah, meliputi pengertan sejarah dalam sastra Melayu dan beberapa sarjana peneliti. Bab II, berisi pembicaraan tentang beberapa naskah Melayu yang mengandung unsur sejarah, meliputi pembicaraan naskah, dan naskah sejarah Melayu. Bab III, cerita pengislaman dalam naskah dan sejarah.