
Perpustakaan Museum Nasional merupakan perpustakaan yang berkembang dari koleksi Bataviasch Genootschap, sebuah lembaga ilmiah yang berdiri pada tahun 1778. Perpustakaan ini menyimpan berbagai koleksi pustaka yang berkaitan dengan Indonesia, terutama dalam bidang sejarah, arkeologi, kebudayaan, bahasa, dan ilmu pengetahuan yang mendukung kegiatan penelitian dan permuseuman. Sejak awal pembentukannya, perpustakaan ini berperan sebagai pusat rujukan bagi kajian tentang wilayah Nusantara.
Perpustakaan Museum Nasional awalnya merupakan bagian dari Bataviasch Genootschap. Koleksi awalnya banyak berasal dari sumbangan Jacobus Cornelis Matthaeus Radermacher (1741–1783). Setelah Indonesia merdeka, pengelolaan perpustakaan mengalami beberapa perubahan. Pada periode 1962–1979, perpustakaan dikelola oleh Lembaga Kebudayaan Indonesia di Museum Pusat Jakarta. Selanjutnya, pada tahun 1980–1986 pengelolaan berada di bawah Museum Nasional. Setelah itu, pengelolaan perpustakaan dipisahkan dan menjadi bagian dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, yang hingga tahun 1987 masih beroperasi di lingkungan Museum Nasional.
Pengelolaan Perpustakaan Museum Nasional secara resmi diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2016 tentang Tugas Museum Nasional, yang menetapkan bahwa Museum Nasional memiliki kewenangan dalam pengelolaan perpustakaan sebagai bagian dari fungsi kelembagaan museum.
Alamat:
Museum Nasional Indonesia, Lantai 2 dan 6
Jalan Medan Merdeka Barat No.12 Gambir, Jakarta Pusat, Jakarta. 10110
Nomor Telepon :
+62 81388344858
Fax Number :
(021) 3447778, 3811076
Email: perpusmni.mcb@gmail.com
Senin - Jumat :
Buka: 09.00 WIB
Istirahat: 12.00 - 13.00 WIB
Tutup: 16.00 WIB
Ramadhan
Senin - Jumat :
Buka: 09.00 WIB
Istirahat: 12.00 - 12.30 WIB
Tutup: 15.00 WIB
Kami memiliki koleksi Materi Ilmu Pengetahuan Tercetak, seperti Bataviasch Society Rapport, Dagh Register, Oudhedkundigs Verslag dan banyak lainnya.
Dalam rangka Reformasi Manajemen Perpustakaan, Museum Nasional tidak menerima keanggotaan. Pengunjung tidak dapat meminjam buku, tetapi masih dapat membaca buku di perpustakaan.