Maestro In-Shik Shon, who is specially invited to the Exhibition, uses Korean nation character Hangul as the theme in his work, sublimates into new modeling language through traditional calligraphy method by ink and brush and adding abstract organization. Specially, his work gives the meaning of the era created and used Hangul through using the traditional Korean paper Hanji, which was produced…
Kajian ilmiah ini merupakan kelanjutan dari pameran temporer bertema \\\\\\\\\\\\\\\"Temuan Satu Abad (1900-1999): Perjalanan Sejarah Kebudayaan Indonesia\\\\\\\\\\\\\\\" yang sampai sekarang masih berlangsung di Museum Nasional. Kajian ilmiah ini berupaya mengungkap kembali kebudayaan Indonesia melalui \\\\\\\\\\\\\\\'record\\\\\\\\\\\\\\\' yang ditemukan selama kurun waktu satu abad (1900-199…
Masa prasejarah merupakan suatu kurun waktu yang terbentang sejak adanya manusia purba, kurang lebih 2 juta tahun yang lalu sampai kurang lebih awal abad masehi. Manusia prasejarah tidak menghasilkan peninggalan berupa tulisan, namun banyak meninggalkan budaya material yang beraneka ragam, mulai dari bentuk yang paling sederhana hingga ke kompleks. Pameran Koleksi Pilihan Museum Nasional sebaga…
Museum Nasional sudah berusia 236 tahun dan telah memberikan konstribusi sebagai pelestari budaya, sarana edukatif dan hiburan bagi masyarakat Indonesia maupun masyarakat dunia. Buku ini menyajikan sejarah perkembangan Museum Nasional mulai dari berdiri dengan nama “Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen” tahun 1778 hingga sekarang menjadi Museum Nasional serta keadaan Museum …