Artikel dalam Verhandelingen Van Het Koninklijk Bataviaasch Genootschap Van Kunsten En Wetenschappen bagian LXXII jilid ketiga tahun 1933 ini disusun oleh seorang misionasir di Flores bernama P.P. Arndt. Artikel yang ditulis dalam Bahasa Jerman ini menjelaskan mengenai tata bahasa Ngada seperti suku kata, pengucapan, kata benda, kata hubung, dan lain-lain. Ngada sendiri adalah sebuah daerah di …
Jurnal Perkumpulan Kesenian dan Ilmu Pengetahuan Batavia, Jilid ke-Verhandelingen atau Jurnal yang diterbitkan oleh Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen Jilid ke-61 Bagian Ketiga Tahun 1881 ini terdiri dari lima buah artike41 Bagian ke-3 Tahun 1881.
Verhandelingen atau Risalah yang diterbitkan oleh Bataviaasch Genootschap der Kunsten en Wetenschappen Edisi ke-18 Tahun 1842 ini terdiri dari 278 halaman. Di dalamnya dapat ditemukan beberapa bagian, yaitu Pendahuluan, daftar indeks dan alphabet singkat artikelartikel Bataviaasch Genootschap der Kunsten en Wetenschappen tahun 1781-1842, Daftar Nama Pengurus dan Anggota, dan empat buah artikel …
Verhandelingen atau Jurnal yang diterbitkan oleh Bataviaasch Genootschap der Kunsten en Wetenschappen Edisi ke-20 Tahun 1844 ini dibuka dengan sambutan dari ketua perkumpulan, W. R. Baron van Hoevell yang berisi laporan perkembangan perkumpulan dengan menyampaikan perkembagan berbagai penelitian di bidang Bahasa, antropologi, kebudayaan, dan ilmu alam. Selain itu, laporan juga memuat keadaan ko…
Verhandelingen Van Het Koninklijk Bataviaasch Genootschap Van Kunsten En Wetenschappen Jilid ke-72 Bagian Keempat 1935 ini memuat artikel berjudul De Rechtsgeleerde Boekenschat van Batavia Ten Tidje Der Compagnie (Daftar Buku Peraturan Hukum di Batavia Pada Masa Compagnie) oleh Mr. J. van Kan. Artikel ini ditujukan untuk temannya yang telah dua puluh lima tahun menjadi profesor, Mr. E. M. Meijers.
Studi ini berfokus pada kebudayaan masyarakat asli Pulau Timor (khususnya kelompok etnis Atoni Pah Meto). Meneliti teks ritual, doa, serta nyanyian tradisional yang dilantunkan saat upacara kematian.Menjelaskan hubungan antara ritus kematian dan pandangan hidup serta sistem kepercayaan leluhur.
Analisis Morfem: Meneliti bentuk, batas, dan struktur internal dari morfem dalam bahasa Jawa secara struktural.Pendekatan Linguistik: Menggunakan sudut pandang deskriptif-struktural yang sangat maju pada masanya untuk memetakan bunyi dan bentuk dasar kata bahasa Jawa.Pengaruh: Menjadi landasan klasik bagi studi linguistik Austronesia, khususnya morfologi bahasa Jawa di era modern.