Text
Esai politik tentang Habibie : iptek dan transformasi kekuasaan
Karya ini adalah hasil studi tentang tempat seorang pemimpin politik di Indonesia dengan basis kekuatan (politik) yang unik dan nonkonvensional: ilmu pengetahuan dan teknologi. Tokoh utama dalam studi ini adalah Prof. Habibie. Studi ini lebih bersifat analitis-deskriptif tentang hubungan antara penguasaan sains dan teknologi dengan munculnya basis kekuatan politik pada diri seseorang. Sesuai dengan itu, maka tujuan utama karya ini adalah mengelaborasi penjelasan hubungan kausal antara kedua variabel di atas. Dengan demikian, apa yang diharapkan dengan menyimak karya ini adalah sebuah pemahaman \"teknikal\" tentang mengapa seseorang bisa muncul sebagai seorang pemimpin politik -kendatipun tak mempunyai basis sumber daya (politik) yang secara konvensional dikenal masyarakat. \r\nUntuk alasan \"subjektif\", perlu dikemukakan disini bahwa kelahiran karya ini mungkin bisa disebut produk \"tidak sengaja\". Atas permintaan almarhum Drs. Imam Halilintars, M.A., saya membuat sebuah \"orasi ilmiah\" untuk dibacakan pada acara \'Malam Penganugerahan Man of the Year\' kepada Prof. B.J. Habibie oleh Tabloid Mingguan SpekTRA, pada 27 Januari 1999. Karena Sdr. Imam Halilintars adalah teman kuliah di Fakultas Adab IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta -dan karena juga lebih senior dari segi umur dan pengalaman- saya tak bisa menolak permintaan tersebut. Dalam acara yang berlangsung sangat \"sederhana\" dan relatif sunyi dari perhatian
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain