Text
Tijdschrift: Indische Taal-, Land- En Volkenkunde D.XVI Deel II AFL 5 1867
Kata kunci: Bahasa Melayu, Bahasa Sanskerta, Dorei, Batu Tulis, Prasasti Kwali, Anak Tangga\\r\\n\\r\\nSecara keseluruhan TBG Jilid XVI, Seri V (Aflevering/No. 5), tahun 1867 yang dimulai dari halaman 381 ini berisi enam bagian berupa laporan, berita singkat dan empat artikel yaitu: (1) Laporan pada tanggal 5 December 1866 mengenai kondisi anak tangga di kaki Gunung Sumbing dan Sindoro (hlm. 471 – 474); (2) Berita singkat pada 15 November 1866 mengenai peninggalan tertulis Bangsa Sunda (hlm 450 – 470); (3) “Lijst van eenige in’t Maleisch Gebruikelijke woorden van Sanskrit-oorsprong, waarvan die afstamming in de Maleische woordenboeken van Roorda van Eijsinga (1825), Elout (Marsden, 1825), Roorda van Eijsinga (Manuscript, 1847), Crawfurd (1852) en Pijnappel (1863) niet aangetoond is” (Daftar beberapa kosakata umum dalam Bahasa Melayu yang berasal dari Bahasa Sanskerta, yang bersumber dari Kamus Bahasa Melayu dari Roorda van Eijsinga (1825), Elout (Marsden, 1825), Roorda van Eijsinga (Manuscript, 1847), Crawfurd (1852) dan Pijnappel (1863) yang belum dibuktikan), oleh H. Von de Wall (hlm. 381 - 391); (4) “Aanteekeningen gehouden op eene reis naar Dorei, (Noord-Oostkust van Guineë), in de maanden Junij, Julij, Augustus en September 1863” (Catatan-catatan yang dibuat pada sebuah perjalanan ke Dorei, (Pesisir timur laut dari Guinea, di Bulan Juni, Juli, Agustus dan September 1863), oleh Jhr. W.C.F. Goldman (hlm. 392 – 426); (5) “De Batoe-Toelis te Batavia” (Batu-Tulis di Batavia), oleh J. S.G. Gramberg (hlm. 427 - 437); (6) “Iets over de bij de Dajaks in de Wester-Afdeeling van Borneo zoo gezochte tempajans of Tadjau’s” (Sesuatu mengenai tempayan atau tajau yang begitu dicari oleh orang Suku Dayak di Borneo Bagian Barat), oleh C. Kater (hlm. 438 – 449).
Tidak tersedia versi lain