Text
Tijdschrift: Indische Taal-, Land- En Volkenkunde D.XXXIX 1897
Kata kunci: geografis, mineral, Korintji, Serampas, Sugai Tenang, Arab-Melayu, Darmakoesoema, Seh Djamboekarang, Kontèja, jimat kalimosada, Jawa, cawan, suci, suku Tengger, zodiak, Teluk Humboldt, flora, fauna, Menak, Hamzah, nabi, Bahasa Melayu, roman, Tjandi Penggarit, patung Ardawalika, Mas Mangoendikrama, Tandjoeng Kassau, Siantar, Tanah Djawa, Karesidenan Pantai timur Sumatra, Dayak Moeálang, Sekadan, Sumatra tengah, timah, Buddha, Borobudur, Candi Mendut, Kekaisaran Turki, pamflet, konflik, Tengger, Kyai Oemah, Nyai Oemah, Bromo, Muhammad, sekolah, hukum, Baloengan, Dayak Kindjin, Bahasa Baree, preposisi, vokal, konsonan, Bisaja, Sangire, Lembar Negara, plakat, keputusan, gua, sarang burung, Yogyakarta, Soerakarta, Rongkob, letnan gubernur, sipil, Eropa, Reijnier de Klerck, DirkWillem van der Bruggen, Mr. Petrus Schik, Christiaan Benjamin Rhener, preposisi, daftar ralat, bahasa Bare’e, puisi, Minangkabau, Pinoh Atas, Wester-afdeeling van Borneo, Batak.
Tidak tersedia versi lain