Perpustakaan Museum

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur
Penanda Bagikan

Text

Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur

Poltak Johansen - Nama Orang; Benedikta Juliatri Widi Wulandari - Nama Orang; M.Natsir - Nama Orang;

Adat Istiadat mempunyai ikatan dan pengaruh yang kuat dalam masyarakat. Begitu pula dengan komunitas adat Dayak Kabupaten Kutai Barat yang secara turun-temurun dalam alami telah menciptakan nilai-nilai dan aturan-aturan kearifan lokal yang menjadi pedoman dalam menjalankan aktivitas kehidupan sehar-hari. Ruskanya moral atau bergesernya nilai-nilai budaya disebabkan oleh kurangnya pengaruh hukum adat. Oleh karena itu, hukum adat tidak hanya mempersatukan dan mendamaikan tapi juga menyembuhkan penyakit masyarakat. Dengan membuat sanksi adat yang adil dan sesuai, hukum adat dapat mengatasi persoalan premanisme dan bentuk kekerasan lainnya. Untuk itu, diperlukan fungsionaris adat yang berwibawa serta peran pemerintah untuk menjaga menegakkan hukum adat yang masih berlaku. Masyarakat Dayak Bahau di Kecamatan Tering masih mempertahankan adat dan hukum adat sampai saat ini. Hukum adat di Bahau berfungsi untuk mengatur dan menjadi pedoman dalam berinteraksi serta berfungsi sebagai identitas kelompok, melestarikan pengetahuan tradisional masyarakat hingga menjaga ketertiban dan tatanan sosial. Adapun, perkawinan adalah adat yang menempati posisi paling tinggi. Adat perkawinan masyrakat Jerang Melayu Kutai berkaitan dengan proses awal, terdiri dari beberapa rangkaian adat, sesudah perkawinan dan hukum adat warisan. Ada beberapa jenis perkawinan yang dikenal masyarakat Kutai seperti kawin gantung, perkawinan poligami, perkawinan lari bersama, dan perkawinan darurat. Perkawinan apabila dilakukan secara adat akan melalui prosesi adat yang cukup panjang, berbeda dengan masa sekarang yang dilaksanakan lebih sederhana, tapi tidak menyampingkan nilai-nilai tradisi sehingga dilaksanakan sesuai situasi, kondisi, dan kemampuan yang ada, serta sesuai kesepatan kedua belah pihak.


Ketersediaan
#
Perpustakaan MNI Lantai 2 (10-B) 350 Be 1
M29596NI
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
350 Be 1
Penerbit
Jawa barat : MEDIA JAYA ABADI., 2019
Deskripsi Fisik
xii + 112hlm; 15,5cm x 23,5 cm;ILUS
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-623-7526-08-7
Klasifikasi
350
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Adat Istiadat
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Museum
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Berusia lebih dari dua abad, Perpustakaan Museum Nasional Indonesia tumbuh dari koleksi Bataviaasch Genootschap, lembaga ilmiah yang berdiri sejak 1778. Di dalamnya tersimpan warisan pengetahuan tentang Indonesia  mulai dari pra-sejarah, arkeologi, etnografi, dan kebudayaan, hingga bahasa dan ilmu pengetahuan yang menjadi rujukan kajian dan kegiatan permuseuman. Sejak awal berdirinya hingga kini, perpustakaan ini terus menjadi pusat rujukan bagi siapa saja yang ingin menyelami kajian tentang Nusantara.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?