/home/oivyqlji/public_html/lib/SearchEngine/SearchBiblioEngine.php:688 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\SearchBiblioEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(sb.biblio_id) from search_biblio as sb where sb.opac_hide=0" "query" => "select sb.biblio_id, sb.title, sb.author, sb.topic, sb.image, sb.isbn_issn, sb.publisher, sb.publish_place, sb.publish_year, sb.labels, sb.input_date, sb.edition, sb.collation, sb.series_title, sb.call_number from search_biblio as sb where sb.opac_hide=0 order by sb.last_update desc limit 10 offset 2370" ]
Bind Value ⚒️: []
B.J. Habibie once argued that \"people have always underestimated me and that is why I am successful in many of the things that I have been involved in\". This introspection partly explains this very complex, yet brilliant individual, who has always confounded his critics. In his adult professional life, Habibie has been a great builder and facilitator, be it of aircraft, ships, institutions or…
SETELAH kembali jadi rakyat biasa, kesan orang dari luar mungkin memperkirakan B.J. Habibie sudah dapat menikmati hari tuanya, membaca, berkumpul selalu dengan keluarga, terlepas dari dunia luar dan tidak mau tahu apa yang terjadi dengan bangsa Indonesia. Ternyata semua itu keliru. B.J. Habibie masih seperti semula, perhatiannya kepada masalah kesejahteraan rakyat tidak berubah seperti ketika i…
\"Kang Agum sebagai koordinator (Menko Polsoskam di masa Presiden K.H. Abdurrahman Wahid) sangat memahami dan menghormati tugas, peran dan fungsi lembaga-lembaga yang ada di bawah koordinasinya. Selain itu, dia akomodatif dan komunikatif dalam mencari konsensus.\" - Widodo A.S. (Mantan Panglima TNI)\r\n\r\n\"Agum Gumelar adalah sosok yang idealis, mempunyai kepercayaan diri yang kuat, dan rasa …
Buku ini mengkaji proses permodernan kosakata bahasa Indonesia, khususnya di bidang peristilahan. Di antara berbagai soal yang dikaji di sini, yang paling mendesak berkisar pada soal akar-akar permodernan bahasa Indonesia yang begitu pesat sepanjang abad ke-20, penanganan proses pemodernan tersebut oleh instansi-instansi pemerintah, baik pra- maupun pascamerdeka, dan keberhasilan kebijakan peri…
Buku ini menyajikan berbagai hal menyangkut kehidupan dan kegiatan Bung Karno ketika menjalani pengasingan oleh pemerintah Belanda di kota Ende, Flores, pada tahun 1934-1938. Di Flores, Pulau Bunga, Bung Karno merenungkan dan menemukan Pancasila, yang disebutnya sebagai lima butir mutiara dari Pulau Bunga. Di Flores juga, Bung Karno untuk pertama kalinya meramalkan bahwa Indonesia akan merdeka …
Buku ini berdasarkan hasil observasi dan wawancara mengenai kendala di beberapa museum di Indonesia seperti di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan beberapa pulau lainnya. Selanjutnya, kendala-kendala tersebut berusaha dicari jalan keluarnya berdasarkan hasil observasi di beberapa museum di Belanda, Perancis, Jerman, Belgia, India, Malaysia, Singapura, dan Vietnam. Buku ini disertai foto-f…