/home/oivyqlji/public_html/lib/SearchEngine/SearchBiblioEngine.php:688 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\SearchBiblioEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(sb.biblio_id) from search_biblio as sb where sb.opac_hide=0 and ((match (sb.author) against (:author in boolean mode)))" "query" => "select sb.biblio_id, sb.title, sb.author, sb.topic, sb.image, sb.isbn_issn, sb.publisher, sb.publish_place, sb.publish_year, sb.labels, sb.input_date, sb.edition, sb.collation, sb.series_title, sb.call_number from search_biblio as sb where sb.opac_hide=0 and ((match (sb.author) against (:author in boolean mode))) order by sb.last_update desc limit 10 offset 140" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ ":author" => "'+Tim Penyusun Naskah Cerita Rakyat Daerah Jawa Tengah'" ]
penyelesaian pemugaran Candi Sewu ini merupakan perwujudan makna Garis Besar Haluan Negara tentang Sasaran Pembinaan dan Pengembangan Kebudayaan Nasional. peresmian Purna Pugar Candi Sewu menyadarkan kita semua akan kepribadian bangsa dan corak kebudayaan kita yang khas.
berbagai macam permainan anak tidak hanya sekedar dikenal dan dilakukan, tetapi juga perlu dihayati apa yang terkandung di masing-masing permainan tersebut.
ada banyak kelenteng di Indonesia, khususnya di Jakarta dan Jawa Barat. kelenteng-kelenteng tersebut ada yang sudah terdata dengan baik, tetapi sebagian kecil informasi yang dapat diketahui. seperti bangunan purbakala lainnya, kelenteng mengalami dua permasalahan yang berhubungan dengan pelestarian, yaitu terdesak perkembangan fiisk kota dan perubahan arsitektur yang mengikuti perkembangan pemi…
candi are still found today in Indonesia, particularly in Java, Sumatra and Bali. candi is influenced by Hiduism and Buddhism by earlier indigenous beliefs, to such an extent that is stricly more correct to speak of Hinduistic and Buddhistic, rather than Hindu and Buddhist sanctuaries
daerah Magelang menunjukkan potensi arkeologi pada masa Jawa Kuno. daerah ini sempat menjadi pusat peradaban khususnya untuk Pulau jawa. ditemukannya puluhan candi baik yang bersifat Hindu maupun Budha, serta warisan non bangunan lainnya yang merupakan bukti nyata peranan Magelang sebagai pusat budaya masyarakat Jawa saat itu.