/home/oivyqlji/public_html/lib/SearchEngine/SearchBiblioEngine.php:688 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\SearchBiblioEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(sb.biblio_id) from search_biblio as sb where sb.opac_hide=0 and ((match (sb.author) against (:author in boolean mode)))" "query" => "select sb.biblio_id, sb.title, sb.author, sb.topic, sb.image, sb.isbn_issn, sb.publisher, sb.publish_place, sb.publish_year, sb.labels, sb.input_date, sb.edition, sb.collation, sb.series_title, sb.call_number from search_biblio as sb where sb.opac_hide=0 and ((match (sb.author) against (:author in boolean mode))) order by sb.last_update desc limit 10 offset 0" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ ":author" => "'+Taufik Ismail'" ]
Pembuatan patung etnik di Indonesia telah dikenal sejak masa prasejarah, berlanjut pada masa Hindu-Budha dan bahkan hingga saat ini. Sejak awal, patung etnik dikenal memiliki banyak fungsi. Pada masa prasejarah umumnya patung dibuat oleh masyarakat berkaitan dengan hal-hal yang supranatural (adikodrati), misalnya sebagai simbol atau perwujudan tokoh. Sedangkan pada masa Hindu-Budha (abad ke-4 …
Berisi riwayat hidup, riwayat kepangkatan dan jabatan, serta prestasi yang menonjol dari tiga tokoh besar TNI, yakni Jenderal Besar TNI Anumerta Soedirman, Jenderal Besar TNI Abdul Nasution, dan Jenderal Besar TNI Soeharto