/home/oivyqlji/public_html/lib/SearchEngine/SearchBiblioEngine.php:688 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\SearchBiblioEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(sb.biblio_id) from search_biblio as sb where sb.opac_hide=0 and ((match (sb.author) against (:author in boolean mode)))" "query" => "select sb.biblio_id, sb.title, sb.author, sb.topic, sb.image, sb.isbn_issn, sb.publisher, sb.publish_place, sb.publish_year, sb.labels, sb.input_date, sb.edition, sb.collation, sb.series_title, sb.call_number from search_biblio as sb where sb.opac_hide=0 and ((match (sb.author) against (:author in boolean mode))) order by sb.last_update desc limit 10 offset 0" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ ":author" => "'+Muhammad Arief Timor Ailleu'" ]
Buku memperlihatkan islamisasi yang berlangsung di kalangan orang Bugis di masa lampau, yang memanfaatkan epik-mitologi La Galigo sebagai medianya.
Monumen perjuangan bangsa yang dibangun oleh pemerintah daerah di masing-masing daerah, kebanyakan tidak dipahami maknanya oleh masyarakat umum. Hal itu disebabkan oleh minimnya sumber bacaan sejarah mengenai hal itu. Ditambah lagi tiadanya sosialisasi yang memadai tentang hal itu. Padahal, nilai heroisme yang terkandung dalam sejarah perjuangan bangsa, selayaknya diwarisi oleh setiap anak bang…