/home/oivyqlji/public_html/lib/SearchEngine/SearchBiblioEngine.php:688 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\SearchBiblioEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(sb.biblio_id) from search_biblio as sb where sb.opac_hide=0 and ((match (sb.author) against (:author in boolean mode)))" "query" => "select sb.biblio_id, sb.title, sb.author, sb.topic, sb.image, sb.isbn_issn, sb.publisher, sb.publish_place, sb.publish_year, sb.labels, sb.input_date, sb.edition, sb.collation, sb.series_title, sb.call_number from search_biblio as sb where sb.opac_hide=0 and ((match (sb.author) against (:author in boolean mode))) order by sb.last_update desc limit 10 offset 20" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ ":author" => "'+Galeri Nasional Indonesia'" ]
Perhiasan sebagai salah satu aspek kebudayaan membuktikan bahwa sejak Zaman Prasejarah, unsur kebudayaan perhiasan telah dikenal dan membudaya di Brunei Darussalam, Malaysia, Philipina, Singapura dan Thailand. Hal ini terbukti dari berbagai jenis, bahan, bentuk, dan teknik pembuatan perhiasan bahkan penggunaannya menunjukkan persamaan, disamping itu tiap negara menunjukkan keunikannya.
Menampilkan koleksi gerabah Jepang pada abad ke-17 yang ditemukan di Indonesia. Koleksi ini menunjukkan bahwa Indonesia dan Jepang sudah memiliki hubungan sejak abad ke-17.
Buku panduan singkat mengenai Museum Nasional