Kemerdekaan Bangsa pada tahun 1945 yang menghasilkan mentalitas rakyat Indonesia, masih terus ber-revolusi dan berguna untuk "menasionalisasikan" kerawanan primordialisme "SARA". Nasionalisme dapat tampil sebagai muara propaganda milik penguasa; misalnya dalam propaganda militer Jepang 1942-1945 di Indonesia. Akan tetapi, nasionalisme juga dapat tampil sebagai hulu kemanusiaan kita sebagaimana …